Cara Menghemat Kuota Internet Versi Google

Madurace.com - Meski belakangan ini tiap-tiap operator telah berlomba-lomba menawarkan harga paket internet murah dengan kuota melimpah hingga bergiga-giga byte, bukan berarti kita sebagai penikmat internet yang notabene setiap hari berselancar didalamnya merasa bebas dari zona aman. Maksudnya bebas dari yang namanya kehabisan kuota selama satu bulan.

Sekali lagi saya katakan tidak! Kecuali paket yang kalian daftarkan harganya diatas rata-rata dari harga normal untuk kelas menengah kebawah. Misalnya harga paket internetnya diatas 300 sampai 400 ribu/bulan atau lebih dari itu. Mungkin itu bisa mencukupi selama satu bulan.

Akan tetapi kalau harga paket internet yang didaftarkannya hanya dikisaran antara Rp. 50.000 sampai Rp. 100.000, Saya rasa tidak akan cukup untuk digunakan selama 30 hari mengingat kecepatan internet pada saat ini lumayan bagus dibandingkan dengan 10 tahun yang silam. Karena pada waktu itu speed internet yang disediakan oleh pihak operator (Indonesia) tidak ada yang mempunyai kecepatan diatas 1 Mbps. Palingan mentok di kisaran antara 1 kbps sampai 2 Kbps.

Sehingga pada kala itu, sekalipun kita mempunyai qouta internet sebanyak 1 Gb, maka kuota tersebut bisa digunakan selama satu bulan. Bahkan kita tidak sempat menghabiskannya dalam dalam batas yang sudah ditt (30 hari). Hal itu karena paket yang bersangkutan keburu datang sms masa perpanjangan.

Lah kok bisa gitu gan? Apakah memang kuotanya yang tidak di pakai? Bukannya gak di pake gan tapi karena pada saat kita lagi browsingan loadingnya minta ampun. Di jendela browser hanya muter-muter doang, sedangkan halaman situs yang diaksesnya gak nongol-nongol. Muncul sih, cuma nunggu loadingnya itu kadang kita harus sabar menunggu hingga lebih dari satu menit.

Makanya kuota yang cuma sebanyak satu giga byte tersebut tidak akan habis bila hanya digunakan dalam kurun waktu 30 hari saja. Butuh tambahan waktu untuk menghabiskannya, tapi apalah daya wong kuota tersebut cuma bisa di pakai pada batas waktu yang sudah ditentukan.

Nah kalau sekarang ceritanya beda. Seandainya kuota yang satu giga itu digunakan pada kecepatan internet seperti sekarang ini, mungkin untuk menghabiskannya tidak butuh sampai 30 hari. Palingan kalau dipakai secara normal (tidak digunakan untuk nonton video Youtube, Video Facebook dan download) mungkin hanya bisa bertahan maksimal 4-5 hari. Itupun kalau si mpunya tidak terlalu aktif di dunia maya. Tapi kalau ia termasuk orang yang selalu aktif di dunia daring, dikit-dikit buka Facebook, dikit-dikit buka Instagram dan aplikasi-aplikasi yang berhubungan dengan sosial media/Messenger lainnya serta sering browsingan, jangankan hanya 4 hari, dalam kurun sehari saja kuota tersebut akan ludes.

Terlebih jika dipakai untuk nonton Youtube dan video di Facebook, tidak sampai 10 jam saja pemiliknya sudah dapat SMS pemberitahuan dari operator bahwa kuota yang digunakan sudah terpakai semuanya (habis).

Itulah sebabnya kenapa pada awal-awal artikel diatas saya sudah mengatakan bahwa paket yang harganya cuma Rp. 50.000 - Rp. 100.000 itu tidak akan cukup untuk mengakses internet selama sebulan. Hal itu tidak lepas karena memang kecepatan internet yang kita gunakan saat ini speednya lumayan bagus. Sehingga ketika kita mengakses sebuah internet, kuota yang dikeluarkan status trafiknya sangat tinggi. Semakin tinggi kecepatan internetnya, maka semakin banyak pulalah kuota yang dikeluarkan (diupload).

Jadi sekalipun kita mempunyai qouta sebanyak 30 Gb, jika kecepatan internetnya seperti sekarang ini belum tentu kuota tersebut bisa sampai 30 hari. Apalagi sekarang ini dari segi kuota, perangkat (ponsel) dan TKP sudah support dengan jaringan 4G semua. Ini sudah tentu dapat menyita banyak data yang harus ditransfer. Terlebih bagi para pengguna yang sangat suka nonton video streaming / online, wih jangan harap kuota itu tadi sampai ke batas yang sudah ditentukan oleh pihak operator.

Namun dalam artikel ini saya akan memberikan sebuah tips bagaimana caranya agar kuota yang kita miliki tersebut bisa lebih irit daripada sebelumnya. Tapi untuk memuluskan jalannya tips ini, kita harus meminta bantuan aplikasi pihak ketiga yang telah di kembang oleh pihak Google yaitu aplikasi Datally.

Aplikasi Datally ini sudah di download lebih dari 5 juta pengguna yang tersebar di seluruh dunia. Itu artinya aplikasi ini kualitasnya bisa diandalkan dan tidak mengecewakan.

Namun perlu agan-agan ketahui bersama bahwa aplikasi ini masih belum kompetible di semua perangkat Android. Artinya aplikasi yang satu ini hanya bisa terinstall dibeberapa ponsel android saja. Jadi bagi agan-agan yang smartphone-nya masih belum support akan aplikasi Datally, harap dimaklumi dan sabar saja dulu. Karena aplikasi buatan google ini kemungkinan besar masih dalam tahap pengembangan.

Berikut langkah-langkanya agar data internet bisa irit menggunakan Datally.

1). Pertama download atau install dulu aplikasinya melalui Play Store.

2). Jika sudah sekarang buka aplikasinya. Kemudian Pilih Lanjutkan. Lalu Buka Akses Penggunaan.

3). Setelah itu akan muncul sebuah halaman yang berisi tentang aplikasi yang mempunyai otoritas untuk mengontrol penggunaan data. Silahkan pilih Datally. Kemudian pada scroll Mengizinkan akses ke rekaman penggunaan di gulir kekanan.
4). Kemudian jika muncul sebuah notifikasi bantuan untuk menyempurnakan Datally seperti tampak gambar dibawah ini, silahkan di pilih salah satunya.
(Anggaplah kalian memilih Lain Kali).
4). Selanjutnya kalian akan dibawa kehalaman baru lagi. Dan pilih Kelola Kuota Internet. Kemudian gulir scroll yang ada ada logo gemboknya ke kanan (letaknya ada dipojok kanan bawah)
5). Kemudian Izinkan VPN lalu Oke

6). Selesai!!!!

Selamat kalian telah berhasil menghemat data internet menggunakan aplikasi Datally buatan Google. Semoga dengan hadirnya artikel yang serba berantakan ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat. Akhir Tulisan Untuk kalian semua, Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Bagikan jika bermanfaat