Apakah Bisa Kata “ASYHADU” Diganti Dengan Kata "A'LAMU"?



Pertanyaan:
Bagaimana kalau masuk Islam Syahadatnya tidak menggunakan kata “asyhadu” (saya bersaksi), tapi menggunakan “a’lamu” (saya tahu)? Apa sudah dibilang cukup untuk masuk Islam?

JAWABAN:
Bila orang yang hendak masuk Islam mengganti kata asyhadu” dengan kata “a’lamu”(saya tahu), maka tidak dianggap cukup ucapan untuk kalimat syahadat masuk Islam. Karena syári’ (Allah SWT) sudah menentukan kata syahadat (persaksian) dalam mengucapkan kalimat syahadat untuk masuk Islam.

Dan lagi, asyhadu” itu lebih khusus daripada kata “a’lamu”. Syahádah (persaksian) itu perbuatan yang timbul dari tahu (ilmu) terlebih dahulu, yang mana tahu itu dihasilkan dengan musyáhadah (menyakasikan langsung) dengan mata atau dengan mata hati.

Jadi setiap syahádah itu timbul dari ilmu (sudah ada pengetahuan), dan tidak sebaliknya.

Source:


- Artikel ini dikutib dari buku “Bunga Rampai Dialog Iman-Ihsan” yang di terbitkan oleh Pustaka Pondok Pesantren SIDOGIRI, Pasuruan, Jawa Timur.


- Pertanyaan diatas ditanyakan oleh saudara Nafisah (Probolinggo) dan dijawab langsung oleh KH. A. Nawawi Abdul Djalil, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri.

- Sumber gambar: Youtube.com

Bagikan jika bermanfaat